Jumat, 23 Juli 2010

Hangatnya soto kudus, asli dari Kudus.. (seri Jalan2 ke Jatim)

Akhirnya hari H tiba.
25 Juni 2010, hari Jumat.
Pagi2 berangkat dari rumah jam 6.30 menuju Surabaya.
Naiknya Daihatsu Taruna diisi full: aku, rendix, sebeh, semeh, eyang, om Ndut, dan Atha.
Waaaww.., 1 mobil diisi penuh 6 1/2 orang, plus barang2..
(coba bayangya...)
Plus yang tambah bikin kaget adalah adanya pengumuman kalau tidak ada sarapan sebelum sampai Kudus.
Anjriitt..

Perlu diketahui bahwa kita ambil jalur pantura, yaitu lewat Terboyo-Demak-dst.
Padahal yo kalau dipikir2, rumahku itu udah perbatasan Semarang-Mranggen, tapi jalannya lebih enak lewat pantura.

Yawes, kembali ke masalah sarapan.
Aku ini orangnya paling sebel kalau perjalanan tanpa sarapan dulu, soalnya bisa mual buanget, bisa muntah.
Tapi tenang, bekal pizza-mie yang dibuat semalam cukup bisa mengganjal..

Perjalanan pagi itu cukup sepi, dan juga jalannya bagus.
Dan setelah kira2 1,5 jam perjalanan, sampailah kita di Kota Kudus, kota setelah Demak dalam perjalanan ini.
Ternyata ada alasan kita menunda saarapan, yaitu mau makan Soto Kudus, asli di Kudus.

Jadi kalau ke Kudus, ada sentra masakan khas Kudus, yaitu di Taman Bojana, di dekat alun2, sebelahnya mall gede (ga usah kuatir, semua orang situ juga tau kok).
Nah, pas aku ke situ, mampir di gerainya (ciee..gerai..) pak H. Sulichan, tempatnya begitu masuk, belok kanan, masih termasuk bagian depan.
Di sana bentuknya khas banget, ada pikulannya segala.

Nah, kalau di tempat ini, yang namanya jualan soto Kudus pasti juga jualan nasi pindang khas Kudus.
Tapi menu pertamaku tetep soto dulu, biar seger.
Jadi, pertama kali ditawarin kita mau pake daging apa, ayam atau kebo, dan aku milih kebo.
Btw, daging ayam sama daging kebo sama enaknya kok.
Soto Kudus ini beda banget sama soto kebanyakan di Semarang, tapi apa bedanya aku g bisa jelasin, soalnya saking semangatnya makan, sampe lupa diri (maklum, belum sarapan).
Lebih jelasnya liat aja gambar..

Habis semangkok soto, jadi penasaran pengen nyicipin nasi pindang.
Y wes, pesen aja nasi pindang.
Liat tampilannya dan mencicipi citarasanya secara sekilas, kita dapat berkesimpulan cepat bahwa sajian ini adalah persilangan antara rawon dan soto.
Tapi, sesungguhnya, nasi pindang adalah sajian yang sangat unik.
Bedanya kuah nasi pindang memakai santan, sedangkan rawon tidak.
Dan pindang punya kekhasan dengan memakai daun melinjo.
Nah, kalau makan nasi pindang, biasanya lebih enak kalau dicampur jerohan.
Selain jeroan, ada beberapa lauk lain yang disajikan di meja.
Ada brutu, sayap, sate, tempe-tahu-perkedel, krupuk rambak, dan yang paling mahal adalah otak goreng.
Pokoke mak nyuss..lah.
Kalau ke Kudus, saya rekomendasikan untuk mampir ke sini.

Habis acara sarapan (yang terlambat) selesai, lanjut perjalanan menuju Pati dan terus sampai Surabaya.
Sekian dulu.
Dan bagi yang pengen resep makanan di atas, silakan klik aja:

Soto Kudus: http://www.melroseflowers.com/mkic/resep/kuah/soto_kudus.html
Nasi Pindang: http://cuek.wordpress.com/2008/04/17/pindang-kudus/

Masnya nampang..hehe..

Kamis, 22 Juli 2010

Jalan2 ke JATIM

test..
Ehm...
Kemarin habis nonton film Inception.
Di salah 1 adegannya ditanyakan: "kamu inget, awal mulanya kamu bisa sampai ada di sini?'.
Nah, dari situ aku langsung keinget, kalo udah lama ga ngeblog lagi (nyambung g sih?).
Lha ini mumpung inget, ternyata selama waktu ini, banyak banget rekaman jalan2 yang belum aku post ke blog.
Keburu lupa, makanya pengen aku tulis.

Kai ini, aku mau posting tentang jalan2ku bareng keluarga ke Jawa Timur.
Jawa Timur, belum pernah kita sekeluarga jalan2 ke sana.
Terakhir 4 tahun lalu pas nganter sodara kawinan.
Itupun aku pas g ikut, dan rombonganmya nyewa bis, dan g sempat mampir kemana2.
Maka dari itu, perjalanan ini harus direncanakan dengan matang.

Tanggal 25-27 Juni 2010...!!!
Tegas, jelas, dan wagu, begitulah tanggal yang ditetapkan oleh sebeh.
Kenapa jelas? Karena tanggal itu pas liburran sekolah, seminggu setelah anak sekolah pada rapotan.
Kenapa wagu? Karena pas liburan sekolah, biasanya rame dan padat sekali di tempat2 wisata, terutama tanggal tersebut adalah weekend.
Terus, habis itu kita tentukan target tujuan perjalanan.
Standar Jalan2 ke Jawa Timur, biasanya daerah wisata yang dituju adalah Surabaya, gunung Bromo, dan Malang.
Ya wes, akhirnya kita ke situ aja.
Habis itu supaya kita enak di tak sarankan, kita harus siap semua informasi.
Rute, tujuan wisata, jarak tempuh, hotel, sampai kulinernya sekalian harus kita cari.
Siapkan semuanya dan...berangkat...

 
Oke, lanjut ke postingan selanjutnya ya..
caw.. 

Rabu, 16 Juni 2010

Pantai Teluk Penyu



Libur natal tahun 2009 keluarga saya memutuskan untuk plesiran ke Pangandaran.
Berhubung sebeh dinasnya di purwokerto, jadi kami naik bertiga (aku, semeh, adik) naik travel berangkat dari semarang ke purwokerto.
Sampai di sana pagi2, trus transit di rumah dinas.
Habis mandi n beres2, semua berangkat naik mobil dinas menuju pangandaran, lewat cilacap.


Di perjalanan, kami memutuskan untuk mampir di pantai teluk penyu.
Kata sebeh, ada restoran seafood yang enak di pinggir pantai, jadi kami tertarik untuk mampir di sana.
Perjalanan dari masuk kota sampai pantai cukup singkat.
Ke pantai juga gampang, tinggal liat papan tanda, atau tanya ke semua orang lewat juga tau.


Kawasan Pantai Teluk penyu Terletak di Kecamatan Cilacap Selatan dengan jarak 2 km ke arah timur dari pusat kota Kabupaten Cilacap dan dapat dijangkau dengan kendaraan umum dan pribadi.

Kawasan pantai yang membujur dari utara (Pelabuhan Perikanan Samudra Cilacap), ke selatan (Pulau Nusakambangan) dengan panorama gelombang laut yang cukup besar, kapal-kapal tanker yang keluar masuk Pelabuhan Tanjung Intan dan perahu-perahu nelayan tradisional yang berlalu lalang di sepanjang pantai Teluk Penyu serta tegarnya Kilang Pertamina dan Pulau Nusakambangan menambah indahnya suasana pantai.


Berbagai makanan khas hasil laut dan cinderamata dapat dijumpai dengan mudah di sepanjang pantai dan dengan mudah dapat dijumpai dan selalu dekat dengan wisatawan yang berkunjung ke pantai Teluk Penyu sepanjang hari hingga tengah malam.


Setelah masuk gerbang pantai (bayar 2 ribuan), langsung bisa liat pantai.
Habis masuk, mobil menyusuri pantai ke arah Barat.
Di sepanjang pantai itu, berjajar buanyak buanget restoran sea food.
Kami memilih langganan sebeh yang paling ujung.
Kalau ga salah namanya restorang Sari Laut, ciri2nya ada aquarium yg isinya ikan2 laut.
Resto ini cukup terkenal, karena sering pergantian pejabat instansi2 lokal, dirayakan di sini.


Resto Sari Laut yang terkenal adalah kepiting, tapi berhub yg doyan cuma aku, jadinya g jadi pesen.
Saat itu kami pesen ikan bakar, kerang, udang, dan cumi.
Ga mahal kok, paling per porsinya 20 ribuan.
Trus ikan2nya masih pada seger..
Wuahh...
uennaakk buangett...






Dari jendela resto itu, kita bisa langsung liat pantai dan merasakan anginnya.
Jadi habis makan, aku putuskan untuk nyemplung ke pantai.
Pantai ini cukup sepi, jadinya g banyak orang.
Selain itu, pas kita dateng ke pantai, pas g musim nyari ikan.
Jadi, banyak perahu2 bersandar di pantai.



Huff..
Akhirnya habis sholat zuhur, kami meninggalkan TKP, untuk melanjutkan perjalanan menuju Pangandaran.
Tak pikir2, harusnya waktu itu kalau dari pantai teluk penyu, kan lebih deket kalau naik perahu ke pangandaran ya..
:)

Selasa, 15 Juni 2010

INTRODUKSI

Akhirnya, setelah sekian lama saya tidak nge-blog, saya putuskan untuk nge-blog lagi.
Seperti kita tahu, blog saya sebelumnya adalah fardhani88.blogspot.com.
Kalau kita search di google, g bakal ktemu lagi, soalnya udah kuhapus.
Kekurangan dari blog saya terdahulu adalah tidak adanya kejelasan fokus dari konten.
Terkadang pengen nulis artikel, kadang pengen nulis puisi, kadang2 pengen nulis tentang dokumentasi hidup.

Yah, itulah tadi akhir dari blog lama saya.

Sekarang saya ingin menulis tentang Tempat2 indah di dunia ini, khususnya Indonesia.
Memang saya buat seperti itu supaya lebih ringan, dan lebih jauh lagi bisa memberi banyak pengetahuan untuk para adventurer, traveller, maupun backpacker..

Ok, tunggu postingan selanjutnya.
Thanx before..